Rabu, 27 Juni 2018

PUBLIC GOLD BUKAN MLM


Salam Emas!
Banyak orang yang kami temui dalam setiap edukasi bertanya-tanya lebih jauh tentang Public Gold. Ujung-ujungnya mereka mempertanyakan  apa Public Gold termasuk MLM. Ketika ditanyakan kenapa kok MLM, mereka bilang: “Kan Public Gold juga ngajak-ngajak orang untuk bergabung”. Wah…. perlu ada follow-up lebih lanjut nih…

MLM (multi level marketing) merupakan salah satu bentuk sistim jaringan pemasaran secara langsung (direct selling). Tentunya Model pemasaran seperti MLM dapat membantu (mempermudah) kita memperoleh suatu produk tanpa kita harus repot-repot ke toko atau tempat semacamnya. Jadi apa yang salah dengan MLM, karena MLM hanya salah satu bentuk sistim pemasaran modern saat ini.

Di sebagian masyarakat kita ada anggapan, bahwasannya MLM itu suatu bisnis yang jahat atau kotor. Itu semua karena ketidak pahaman masyarakat akan bisnis MLM itu sendiri. Yang sering jadi permasalah dan berujung kegagalan adalah adanya target-target tertentu (besar pembelian pada masa-masa tertentu), yang harus dipenuhi dalam jangka waktu tertentu.

Besarnya nilai keuntungan, dalam bisnis MLM dicurigai sebagai salah satu ketidak nyamannya mereka. Dan Keuntungan bagi orang yang memulai terlebuh dahulu, selalu di jadikan alasan itu bisnis jahat (seperti arisan berantai). Ketidak nyamannan dan kegagalan orang dalam bisnis MLM membuat mereka tidak senang, tetapi mereka tetap menyukai produk-produknya.
  
Ketika pertama kami diperkenalkan dengan Public Gold di bulan November 2017 dalam suatu seminar emas oleh guru terbaik kami bapak Mohd Zulkifli Safie, di hotel Novotel di Jogjakarta. Kami juga mengalami keraguan akan bisnis Public Gold, tetapi ketika sesampainya dirumah yang kami lakukan adalah mencari kelemahan, keburukan dan segala sesuatu tentang Public gold. Dan semuanya menyatakan bahwasannya  Public Gold adalah perusahan jual-beli emas yang sangat terpecaya di Malaysia.
 
Semangat edukasi kepada masyarakat di sekitar kami, selalu menjadi tekad kami, menuju masyarakat yang sadar akan pentingnya menabung emas demi masa depan mereka sendiri.

Apalagi setelah membuka blog jutawanemas.com, kami mendapat ebook dari blog tersebut yang berjudul “Priview Buku Menyikap Rahsia Pelaburan Emas” dari mahaguru Syukor Hasyiem. Ebook tersebut langsung mengubah pandangan kami 1800  tentang emas dan Public Gold. Karena mulai saat itu juga kami memutuskan akan serius mengembangkan bisnis Public Gold Indonesia. Dan kami sangat bangga, karena kami langsung dibimbing guru terbaik bapak Mohd Zulkifli Safie. Motivasi yang diberikan kepada kami, menjadi penyemangat bagi kami di Klaten, Indonesia.

 Public Gold adalah bisnis terbuka, beretika dan kejujuran meruapakan salah satu kewajiban kami. Kepatuhan akan Syariah, membuat Public Gold semakin dipercaya, terbukti dengan semakin banyaknya masyarakat yang bergabung dan ikut mengembangkan bisnis Pubic Gold. Semangat edukasi yang diberikan melalui seminar-seminar gratis kami di berbagai kota di Indonesia.

Public Gold adalah bisnis pribadi bukan MLM, sebab dalam menjalankan bisnisnya tidak ada tutup poin dalam setiap bulannya. Jadi andalah yang menentukan seberapa banyak dan sesering apa anda akan menabung. Anda boleh menabung (minimal Rp 300.000,-) kapan saja, karena Public Gold online 24 jam selama 7 hari. Anda boleh menabung setiap bulan atau 2 bulan, terserah anda. Tidak ada yang boleh memaksa, kecuali anda sendiri (target pribadi).


Maka jika anda berminat jadi seorang dealer di dalam bisnis "PUBLIC GOLD" Klik di sini > SAYA AKAN MEMBELI EMAS

Jika masih ada yang belum jelas silahkan WA kami di:
+62-857-7000-6650 (PID Ressy Miryanti)
+62-857-2528-5758 (Bachtiar R. Pudya)

Kami juga menyediakan Group Whatsapps untuk anda sebagai Support Group dan follow kami di https://m.facebook.com/publicgoldindonesis

Semoga anda semakin sukses, kaya dan berjaya dalam bisnis di "PUBLIC GOLD"

Tidak ada komentar:

Membangun Aset Untuk Dapatkan Pasive Income

Dalam proses menjalani kehidupan setiap orang memiliki siklus kehidupan financial yang sudah semestinya bakal dihadapi. Bagaikan roda yang s...