Sabtu, 24 November 2018

DANA DARURAT


Salam Emas!
Dana darurat (emergency fund) atau dana cadangan atau tabungan darurat ada juga yang menyebutnya simpanan darurat. Menurut para pakar keuangan dana darurat adalah dana yang seharusnya kita persiapkan untuk menghadapi keadaan darurat berkaitan dengan pengelolaan keuangan kita.
Pentingnya memiliki dana darurat juga selalu di sarankan mentor terbaik saya bapak Mohd. Zulkifli Shafie, dalam setiap seminarnya. Menurut beliau; “memiliki simpanan darurat, menjadi awal mencapai tahapan keuangan yang aman (financial secure)”. Dalam bukunya bapak Mohd. Zulkifli Shafie (WANG EMAS dan MISI BEBAS HUTANG) juga menegaskan akan pentingnya simpanan darurat.


Dana darurat akan sangat bermanfaat ketika terjadi musibah, bencana alam atau kecelakaan yang mendadak menimpa kita. Terkadang juga terjadi masalah keuangan yang mau tidak mau harus segera diselesaikan. Bayangkan saja, jika tidak punya dana darurat…….kita pasti akan kesulitan, bahkan mungkin kita akan berhutang yang pada akhirnya justru makin menyusahkan kita. Jadi hal-hal tersebut di atas itulah yang perlu kita sadari akan pentingnya memiliki dana darurat dalam sistim keuangan kita.
Berapa kira-kira dana darurat yang sebaiknya kita miliki? Bagaimana cara menyimpan dana darurat? Dan beberapa pertanyaan lainnya yang ada di benak kita berkaitan dengan dana darurat.
Dana darurat yang sebaiknya kita miliki minimal 3 (tiga) kali pendapatan bulanan kita. Jika penghasilan Rp 5,000,000.00, maka sebaiknya dana darurat yang kita miliki sebesar Rp 5,000,000.00 X 3 = Rp 15,000,000.00.  Jadi dengan penghasilan Rp 5,000,000.00, maka dan darurat yang sebaiknya kita simpan minimal Rp 15,000,000.00.
Yang menjadi persoalan dasar adalah kedalam bentuk apa dana darurat tersebut disimpan….. Jika di simpan dalam bentuk uang tunai di rumah, tentunya akan sangat berbahaya (karena nominalnya cukup besar). Jika kita simpan di dalam rekening bank tentu lebih aman dari kejahatan pencurian. Menyimpan dalam bentuk rekening di bank, selain adanya rasa aman juga mendapatkan bunga simpanan.
Naluri uang adalah untuk di belanjakan bukan untuk di tabung, sebab uang memang di ciptakan manusia sebagai alat untuk belanja. Maka menyimpan uang tunai dalam jumlah besar juga sangat menggoda untuk di keluarkan dari rekening kita. Apalagi ketika berada di pusat perbelanjaan terdapat diskon-diskon yang menarik…… Hal itu bisa membuat kita lupa diri. Yang pada akhirnya kita sudah terlanjur menguras uang simpanan kita karena tergiur berbagai tawaran menarik dengan diskon yang menggoda. Hal inilah yang sering disebut sebagai kebocoran uang dalam simpanan kita.
Oleh mentor terbaik saya, bapak Mohd Zulkifli Shafie, saya mendapat nasehat dan solusi mengatasi kebocoran uang pada dana darurat kita. “Akan lebih baik dan aman ketika simpan dana darurat kita dalam bentuk emas”; begitu kata beliau. Emas pada dasarnya untuk disimpan, karena emas itu memiliki nilai kencantikan dan keindahannya. Berbeda dengan uang yang diciptakan manusia untuk dibelanjakan, sementara emas adalah ciptaan Tuhan, jadi lebih kekal nilainya.
Dengan kita menyimpan dana darurat kita ke dalam bentuk emas, khususnya emas batangan, maka selain masalah kebocoran keuangan yang teratasi juga membuat kita lebih hemat dalam konsumsi belanja kita. Ketika kita membutuhkan uang tunai, kita tinggal menggadaikan atau menjual emas kita. Sebab emas disebut juga uang yang keberadaannya di akui di seluruh dunia.
Public Gold memberikan kemudahan bagi kita dalam mempersiapkan menyimpan dana darurat. Dalam setiap seminar edukasi gratis tentang emas, persoalan menyimpan dana darurat menjadi salah satu topik utama. Sebab dari berbagai pengalaman para pakar keuangan juga menasehatkan hal yang sama;”simpan dana darurat dalam betuk emas batangan, akan jauh lebih menguntungkan dari pada dalam bentuk uang tunai maupun rekening bank (ATM)”. Jika kita hitung seandainya penghasilan kita Rp 5,000,000.00, maka dana daruratnya menjadi Rp 15,000,000.00 dalam bentuk emas sebesar akan bernilai sekitar 24 gram (harga emas saat ini ditulis Rp 619,300.00 per gram).
Berdasarkan pengalaman, ternyata menyimpan dana darurat kedalam bentuk emas batangan juga memberikan manfaat yang lain. Selain menjadi lebih hemat dalam berbelanja, sebab kami membatasi Rp 100,000.00 saja uang tunai yang ada di dalam dompet. Tetapi kami juga menyimpan beberapa keping emas @ 1 gram emas (24 karat) batangan Public Gold, untuk berjaga-jaga saja. Ternyata emas juga menjadi magnet kekayaan. Sebab setelah mulai mengenal emas (24 karat) batangan dari Public Gold, kami jadi semakin bersemangat untuk simpan emas.
Setelah berhasil mengalihkan simpanan dana darurat ke dalam bentuk emas (24 karat) batangan Public Gold. Seperti yang selalu di naseha mentor terbaik kami, untuk selalu menabung dengan sisihkan 10 % penghasilan. Dan simpan selalu ke dalam bentuk emas yang ternyata memiliki banyak manfaat dalam keuangan kita.

Maka jika anda berminat  menyimpan emas,  Klik di sini > SAYA AKAN MULAI  MEMBELI DAN MENYIMPAN EMAS
Jika masih ada yang belum jelas silahkan WA kami di:
+62-857-7000-6650 (PID Ressy Miryanti)
+62-857-2528-5758 (Bachtiar R. Pudya)
Saya juga menyediakan Group Whatsapps untuk anda sebagai Support Group. Semoga anda semakin sukses, kaya dan jaya dalam bisnis di "PUBLIC GOLD"

Tidak ada komentar:

Membangun Aset Untuk Dapatkan Pasive Income

Dalam proses menjalani kehidupan setiap orang memiliki siklus kehidupan financial yang sudah semestinya bakal dihadapi. Bagaikan roda yang s...