Minggu, 16 Desember 2018

SANG PENYIMPAN EMAS


THE GOLD SAVER
Salam Emas!
Saat pertama kali mengenal Public Gold bulan November 2017 di hotel Novotel kota Jojakarta. Yang menjadi pembicara pada waktu itu bapak Mohd Zulkifli Shafie seorang Triple Master dealer dari Malaysia dan sekaligus Offcial Speaker resmi dari Public Gold. Walaupun bahasa Indonesia belum lancer, tapi kami sikit-sikit paham.


Pada pertemuan berikutnya beliau menjadi introducer (upline sponsor) sekaligus mentor kami. Dukungan dan motivasi sering beliau sampaikan agar bisnis kami cepat berkembang dan kuat secara system. Kami sering bertanya dan mendiskusikan beberapa langkah strategi bisnis, dan beliau selalu memberikan masukan-masukan kepada kami. Satu hal paling penting dan beliau selalu ulang-ulang adalah “PUBLIC GOLD ADALAH BISNIS YANG JUJUR, TERBUKA DAN PATUH SYARIAH”.


Pengalaman beliau bersama Public Gold  (lebih dari 8 tahun yang lalu, saat ini ditulis) dengan berbagai kesulitan dan belum adanya system yang baku, selalu diceritakan sebagai motivasi kepada kami untuk terus fokus membina bisnis. “Ikut PG 1 System setiap selasa malam, berangkat Golden Tour Public Gold dan ikut JLT (Jutawan Leadership Training), maka bisnis akan laju dan success is predictable”; kata beliau (bapak Mohd Zulkifli Shafie) kepada kami.


Pengalaman pribadi, telah beliau jabarkan dalam buku “WANG EMAS” dan “MISI BEBAS HUTANG” yang menjadi best seller di Malaysia. Beliau mengenal Public Gold saat masih kekurangan, di bawah paras (garis) kemiskinan. Berbagai pengalaman bisnis sudah beliau jalani, untuk keluar atau lepas dari kemiskinan. Dan beliau tetap gagal, hingga akhirnya beliau mengenal Public Gold. Secara pasti dengan kerja keras, beliau menjadi juaranya para juara. Beliau berhasil membangun kerajaan bisnisnya dengan cepat.

Betapa pentingnya emas sebagai simpanan masa depan kita. “Sisihkan penghasilan anda minimal 10% terlebih dahulu, untuk di tukar dengan emas” kata beliau dalam setiap Seminar Emas Public Gold. Beliau selalu menegaskan mulailah menjadi “penyimpan emas” yang disiplin dan konsisten, maka kita akan memahami fluktuasi naik-turunnya harga emas. Cukup beli dan simpan “1 gram 1 bulan”, yang penting disiplin, maka dalam 1 tahun kita akan mendapatkan harga rata-ratanya. Dan biasanya kita gagal mendisiplinkan diri, bukan 1 gram 1 bulan, tapi lebih dari 1 gram setiap bulannya, karena emas adalah magnet kekayaan.
Beliau selalu sarankan dana darurat (3 kali penghasilan bulanan) maupun dana cadangan (minimal 6 kali penghasilan bulanan) yang kita miliki ditukarkan saja dalam bentuk emas. Karena emas lebih aman dari berbagai tekanan politik, militer, maupun krisis moneter (inflasi & deflasi).

Strategi menjadi penyimpan emas, beliau sudah paparkan di bukunya Wang Emas. Gold Saver adalah julukan untuk para penyimpan emas yang disiplin, tegar dan konsisten dalam membeli dan simpan emas. Seorang Gold Saver tidak akan terganggu dengan naik-turunnya harga emas, mereka akan tetap fokus beli dan simpan emas.

Yang ada di dalam benak seorang Gold saver adalah menambah simpanan emas mereka dari waktu ke waktu. Saat harga emas naik, tetap bahagia karena aset kekayaan yang mereka memiliki bertambah nilainya. Saat harga emas turun, mereka lebih gembira lagi, karena ada kesempatan mereka untuk menambah simpanan emas mereka dengan harga yang lebih murah.

Maka jika anda berminat jadi seorang penyimpan emas Klik di sini > SAYA AKAN MEMBELI DAN SIMPAN EMAS
Atau  jika anda berminat jadi seorang dealer di dalam bisnis "PUBLIC GOLD" Klik di sini > SAYA INGIN MENJADI DEALER DAN MEMBELI EMAS

Jika masih ada yang belum jelas atau ingin daftar Golen Tour, silahkan WA kami di:
+62-857-7000-6650 (PID Ressy Miryanti)
+62-857-2528-5758 (Bachtiar R. Pudya)

Kami juga menyediakan Group Whatsapps untuk anda sebagai Support Group dan follow kami di https://m.facebook.com/publicgoldindonesis

Semoga anda semakin sukses, kaya dan berjaya dalam bisnis di "PUBLIC GOLD"

Tidak ada komentar:

Membangun Aset Untuk Dapatkan Pasive Income

Dalam proses menjalani kehidupan setiap orang memiliki siklus kehidupan financial yang sudah semestinya bakal dihadapi. Bagaikan roda yang s...